Fuck Sin (baca: Vaksin)

Credit: Mojok.co

Agaknya terlalu kasar, tapi di satu sisi relate dengan keadaan sekarang juga. Vaksin yang jadi polemik sedari beberapa tahun lalu karena di duga mengandung bahan haram, di salah satu ceramah bahkan katanya mengandung dari mulai darah pelacur, pengguna narkoba, babi, dll. Enggak tahu juga motif nya apa membuat konspirasi seperti ini, walaupun mungkin motif konspirasinya adalah membuat pihak pemerintah menjadi antagonis di depan umat islam. Sepertinya memang “cara” surgawi yang digunakan ya.

Continue reading “Fuck Sin (baca: Vaksin)”

Advertisements

Nabi Jeje Berkhotbah

Jason-Ranti-featured-2
Credit: thecrafters.co

Enggak perlu marah – marah atau teriak – teriak untuk menyampaikan pendapat atau membuat onar di sosial media untuk segala sesuatu yang lo tidak setuju. Dan gw merasa premis tersebut di-amin-kan dengan adanya Jason Ranti (biasa di sapa dengan Jeje ceunah) di blantika khalayak galaksi musik Indonesia yang di penuhi oleh penonton sobat misqin-nya.

Continue reading “Nabi Jeje Berkhotbah”

Solennes Nocte

Screen Shot 2018-08-01 at 9.20.29 PM

Ada malam dimana tidak ada seorang pun yang dapat mengganggu kekhidmatan aktualisasi diri gue, yaitu membaca. Kebetulan banyak buku yang gue beli di Big Bad Wolf Books tahun ini. Namun belum satupun gue selesaikan. Karena perbuatan ini, gue harus mengakui kalau gue memang (sedikit) Tsundoku.

Kali ini gue sedang seru – serunya membaca “It’s not about shark” karya David Niven. Buku yang membahas tentang bagaimana mengatasi masalah yang tidak dapat dipecahkan. Memang terdengar seperti buku self help lainnya yang isinya naratif dan retoris. Tapi sebenarnya bahasan di buku ini cukup seru karena penulis membahas dengan studi kasus seperti cerita di balik film Jaws.

Continue reading “Solennes Nocte”

Tuhanku ada di Sosial Media

Berapa banyak penggalan ayat suci yang tersebar di sosial media atau WhatsApp group lo? Dari mulai bangun liat handphone sampai mau tidur. Gue rasa kalau dihitung mungkin lebih dari 10 mungkin.

Apakah dengan membagikan ayat suci yang secara harfiah bertujuan untuk mendoakan, memberi peringatan dan adapun yang sifatnya memang untuk mengutuk (biasanya kalau debat berkepanjangan, ayat suci jadi senjatanya), membuat kita tersadar?

Continue reading “Tuhanku ada di Sosial Media”

Pulchra Nocte

image_20170927_215423

“Coba gini deh, kamu tuh sebenernya suka enggak sih sama aku?”

Pertanyaan yang keluar dari mulut Kina beberapa hari lalu. Setelah kejadian tersebut, Kina enggak masuk kantor dengan alasan sakit. Gue bingung, kalau gue tanya dia sakit apa, takut jadi canggung. Kalau enggak di tanya, kesannya gue enggak perhatian.

Keadaan seperti ini sebenarnya sudah gue prediksi. Keadaan dimana gue bermain dengan garis prinsip sendiri untuk tidak “mendekati” perempuan dalam satu circle, yaitu kalau keadaan disini adalah satu kantor. Alhasil, gue jadi stres sendiri.

Memilih antara prinsip atau hati.

Continue reading “Pulchra Nocte”